-
Continue reading →: Kisah Dua Kebun dan Hati yang Lupa
Anakku. Ada sebuah kisah dalam Surah Al-Kahfi yang selalu membuat Abi merenung. Kisah tentang dua orang laki-laki yang berbeda jalan hidupnya. Bukan sekadar kisah lama, tapi cermin untuk kita hari ini. Kebun yang Membuat Lupa Bayangkan ada seorang laki-laki yang diberi Allah kebun yang sangat indah. Pohon-pohon kurma menjulang, anggur…
-
Continue reading →: “Nak, Kadang Kamu Bikin Pusing… Tapi Kami Sangat Beruntung Memilikimu”
Untuk Muadz, Anakku. Saat kamu nanti membaca surat ini, mungkin kamu sudah besar. Tapi waktu Abi menulis ini, kamu masih umur 3 tahunan. Masih suka bertingkah lucu, masih sering bikin rumah berantakan, dan kadang bikin Abi dan Ummi kehabisan tenaga untuk merapikan mainanmu. Muadz, kamu sering bikin rumah berantakan seperti…
-
Continue reading →: Kematian: Deadline yang Tak Bisa Ditunda
Sore itu, saya bersama keluarga mampir ke makam Papa (mertua). Momen lebaran tahun ini saya sempatkan untuk berziarah, meskipun sebenarnya hampir setiap bulan saya ke sini. Hari itu adalah hari kedua lebaran. Suasana mulai lengang setelah pagi harinya dipenuhi peziarah. Banyak makam masih ditaburi bunga segar. Nisan-nisan berbaris rapi di…
-
Continue reading →: Tiga Cahaya Takwa untuk Hidup Tenang dan Bermakna
Nak, hidup ini nggak selalu mulus. Akan ada masa di mana kamu merasa kekurangan, dikecewakan orang, atau disakiti tanpa alasan yang jelas. Kadang, kamu bakal bertanya dalam hati, “Kenapa aku harus tetap berbuat baik kalau dunia nggak selalu baik sama aku?” Di saat-saat seperti itu, aku ingin kamu ingat tiga…
-
Continue reading →: Lailatul Qadr: Perjalanan Menuju Malam Kemuliaan
Lailatul Qadr adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan, malam penuh kemuliaan di mana setiap doa dan amal diterima dengan limpahan keberkahan. Namun, yang menjadikannya istimewa bukan hanya karena keutamaannya, tetapi karena perjalanan pencariannya yang menjadi ujian sekaligus anugerah bagi hamba yang bersungguh-sungguh. Banyak orang bertanya, mengapa Lailatul Qadr…
-
Continue reading →: Mengapa Kebiasaan Baik Tidak Bertahan Setelah Ramadhan?
Setiap tahun, umat Muslim menjalani bulan Ramadhan dengan penuh semangat. Kita berpuasa, membaca Al-Qur’an lebih sering, sholat tarawih, banyak bersedekah, dan meningkatkan kepedulian sosial. Selama 30 hari, kita merasa lebih dekat dengan Allah, lebih disiplin, dan lebih peduli dengan sesama. Namun, setelah Idul Fitri berlalu, banyak kebiasaan baik itu ikut…
-
Continue reading →: Mengapa Puasa Harus dengan Lapar ?
Puasa dan Ujian yang Paling Nyata Bayangkan ini. Kamu duduk di meja makan, ada makanan favorit di depanmu, tapi kamu tidak boleh menyentuhnya. Haus melanda, tapi segelas air dingin itu bukan untukmu. Kenapa harus seperti ini? Mengapa ujian puasa begitu nyata, menyentuh hal-hal yang paling mendasar dalam hidup manusia: makan,…
-
Continue reading →: Abi, kenapa puasa?
Anggaplah suatu saat anak saya mulai mempertanyakan berbagai hal secara kritis. Mungkin juga tentang agama, termasuk tentang puasa. “Abi, Muadz ingin bertanya:Kenapa kita harus berlapar-lapar saat puasa? Jika Tuhan Maha Pengasih dan Penyayang, kenapa Dia meminta kita menahan lapar dan haus seharian? Bukankah rasa lapar itu menyakitkan dan membuat kita…
-
Continue reading →: Aku Tidak Ingin Hilang
Setiap orang pasti ingin dikenang. Tapi bagaimana caranya? Saya sadar, waktu berjalan cepat, dan ingatan manusia tak selamanya abadi. Jika saya tidak menulis, apakah saya akan hilang begitu saja? Saya teringat sebuah kutipan dari Pramoedya Ananta Toer: “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis ia akan hilang…
-
Continue reading →: Bangkit, Meski Tertinggal
Dua pekan tanpa jogging. Dua pekan penuh alasan. Dua pekan di mana aku kalah dari diriku sendiri. Tapi hari ini, aku melangkah lagi. Alarm berbunyi. Aku terjaga, tapi tetap diam. Hari demi hari berlalu, tanpa langkah, tanpa peluh. Komitmen mengejar sunrise? Lupakan sejenak. Tapi pagi ini berbeda. Aku mengambil sepatu…